Aku pikir sakit hati itu sudah mendarah daging bagiku, tapi aku salah, ternyata sakit hati itu terasa seperti sebuah tepukan lembut pada hatiku. Ya aku terbiasa, itu karena aku terbiasa berdiri dalam bayangan yang gelap. Aku tau ini salah tapi juga tak benar. Kata-kata 'terbakar api cemburu' sangat tidak sedap di dengar para manusia, jadi aku ganti kata-katanya, aku hanya berkata bahwa rasanya seperti aku terlumat tanpa ada tekanan dari sudut mana pun.
Inhale - Exhale
Tidak ada komentar:
Posting Komentar