Perpisahan?


"aku tak ingin mengatakan selamat tinggal, karena kita memang tidak berpisah, kita masih berdiri di satu planet yang sama.."

Permasalahan kami tak kunjung mereda. Sejak hari kelahiranku, sampai angka 20 mulai mendekati umurku.. Semua yang terjadi begitu cepat dan begitu aneh. Terasa seperti drama-drama di tv yang memiliki segudang penonton yang bersemangat untuk menebak-nebak cerita. Permasalahannya ini sudah rumit, berputar-putar di suatu lingkaran yang tak punya ujung dan pangkal. Yang salah menjadi pemeran utama, yang benar malah tertindas. Aku muak, mual, sampai kenyang dengan semua masalah ini. Kupingku panas dengan cerita-ceritanya, dadaku sesak dengan semua faktanya. Tuhan, aku lelah. Aku telah 17 tahun tinggal di planet ini, tapi permasalahan ini tak kunjung reda. Aku juga ingin lihat semua bahagia, tak ada pihak yang di tekan atau menekan. Kenapa tak Kau beri kami waktu yang cukup panjang untuk bahagia? Kenapa tak Kau ubah semua sifat-sifat buruk kami berempat? Kenapa? Kata orang semua keluarga pasti ada masalah, tapi bung anda salah, permasalahan kami berbeda, permasalahan ini seperti racun yang sudah merasa kerasan ditubuh kami dan tak mau dibersihkan. Kami juga butuh istirahat. Aku tak ingin ceritanya berakhir seperti ini. Aku ingin masa depanku cerah, secerah sebelumnya, tak hanya pekerjaan dan ilmu pengetahuan, masa depan keluarga dan batinku juga cerah. Tak adakah iba yang Kau berikan pada hamba-Mu ini? Aku tak ingin ada perpisahan. Aku muak dengan kata perpisahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar