Teman, maaf saya tak bisa mengucap salam perpisahan terlebih dahulu. Yang penting kalian tau aku sayang kalian dan kalian tau kalau aku akan selalu berdoa untuk kesuksesan kalian di kemudian hari. Jangan sombong-sombang ya kalo sudah sukses nanti, ingat dulu kita kerja keras mengisi kertas ujian berlembar-lembar bersama-sama.
Tik-tok! Tik-tok! Coba saya bisa menghentikan waktu atau mengulang waktu. Saya akan kembali lagi disaat saya sedang bersama teman-teman dan mencari 1 hari yang paling bahagia dalam hidup saya dan klik! membuat waktu itu membeku seumur hidup saya. 4 hari lagi saya berangkat meninggalkan ibu kota, meninggalkan tanah air pertiwi ini. Saya meninggalkannya tanpa mengucapkan kata pamit secara formal. Tak ada acara perpisahan yang sah dibuat sebelum saya pergi, karena saya tau, saya akan di luluhlantakkan oleh air mata. Saya tau itu. Saat terakhir kalinya saya bertemu teman-teman di Pondok Indah, yang saya rasa saat perjalanan pulang "semua rasa kesal dan sebal yang dulu saya kadang rasakan saat masih duduk dibawah gedung yang sama hilang dibawa angin. Sekarang saat tau saya tidak akan bertemu lagi secepatnya membuat saya merasa sedih dan kehilangan." Saya sedih dan tidak dapat berbuat apa-apa. Saya harus pergi. Sebuah keharusan dan keeajiban yang memang saya harus terima dengan lapang dada, karena ini memang mau saya sejak awal.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar