Katakan pada dia
Katakan padanya, "Aku memilih kamu karena seseorang berkata, 'pilih dia, kamu masih belia, masih muda, waktunya bersenang-senang, pilih seperti yang orang-orang akan pilih. Jangan takut menyesal, waktumu masih panjang.' Kemudian aku menangis dalam peluknya dan ingin aku menyatukan jiwanya kedalam tubuhku, tapi dia menggeliat pergi dari dekapanku. Dia tersenyum sambil mengambil langkah mundur teratur. 'Aku takut' kataku, tapi senyum dirinya mengembang, buat kekuatanku kembali dibangun. Aku tak kuasa saat lihat air matanya jatuh, dia menangis dalam diam buatku jadi bersalah, tapi dia kembali katakan 'jangan takut, aku disini. Bila kau butuh aku, aku disini, aku tak akan pergi' katanya sambil menunjuk ke jantungku. Aku ingin berlari mengejarnya tapi kakiku tertanam dalam pasir hisap ini, aku tau jika aku buat gerakan lagi aku tak bisa lihat dia lagi, jadi aku diam, aku menangis lagi. Tekadku bulat 'aku akan ikuti kata darinya, dia pergi untukku, tapi dia tak pernah pergi dari nadiku' selesainya pikiranku membuat sumpah, wanita pilihannya datang selamatkan aku. 'Kau tak apa? Pertolongan apa yang dapat kubuat?' Aku menatapmu, melahap wajahmu dengan mataku, dalam hati aku berkata 'Aku ingin kau cari dia, dia yang serahkan aku padamu, aku ingin kau kembalikan dia' tapi tak kuasa lidah ini bersilat kemudian aku menggeleng. Aku kembali menangis. Aku harus mencintaimu, aku harus, demi dia."
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar